Ticker

6/recent/ticker-posts

Translate

Bisnis Online : Peluang dan Tantangan di Era Digital

  

Bisnis Online : Peluang dan Tantangan di Era Digital
Sumber : Pixabay

 


Bisnis online saat ini berkembang sangat pesat,  satunya andilnya pendemi covid-19 yang sedang melanda. Dengan internet semua menjadi serba mudah. Dari rumah tanpa mempunyai toko secara fisik, Anda dapat menjalankan bisnis online.



Bisnis online menjadi salah solusi tepat dalam menghadapi krisis pekerjaan dikarenakan pendemi. Saat ini banyak orang harus kehilangan pekerjaan, bisnis online hadir sebagai usaha alternatif sumber pendapatan keluarga.   



Lalu apakah anda tahu kondisi Bisnis Online : Peluang dan Tantangan di Era Digital saat ini. Tulisan berikut akan memberikan penjelasan secara singkat.


Peluang Bisnis Online

Di Indonesia pda awal Tahun 2021 pengguna internet sebanyak 202,6 juta jiwa. Sedangkan jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini totalnya adalah 274,9 juta jiwa, dan Indonesia termasuk peringkat tertinggi di dunia sekitar 88,1% pengguna e-commerce. Hal ini menunjukan penetrasi internet di Indonesia mencapai 73,7 persen pada awal 2021.


Banyaknya bermunculan media sosial (Facebook, Instagram, WhatsApp, dan YouTube) dan marketplace (Tokopedia, Shopee, Lazada, Bukalapak, JD.id, dan masih banyak lainnya) dapat dimanfaatkan untuk berjualan online.



Media sosial dapat digunakan juga untuk belajar, travelers online, dapur online, siaran langsung yang dapat menghasilkan uang.



Era digital telah melahirkan industri kreatif digital, suatu industri menggunkaan unsur digital dalam proses kreatifitasnya.  Kreatifitas digital merupakan produk mempunyai nilai ekonomi dari ide seseorang ataupun kelompok yang melakukan proses penciptaan, kreativitas, dalam menghasilkan sebuah karya, tidak dengan mengeksploitasi sumber daya alam. Keunggulan industri kreatif digital  saat pandemi yaitu biaya murah, berbasis portofolio, kerja online (dapat diremote jarak jauh) dan dapat masuk pasar global.

Tantangan Bisnis Online

Tantangnya bisnis online yang pertama yaitu Kejahatan internet contohnya pornografi, perjudian, hoax, penipuan, dan ancaman internet lainya (spam, spyware, malware, dan phishing).



Kita perlu menggunakan piranti digital yang aman, disebabkan perangkat digital kita gunakan ada berbagai data contohnya foto, data pribadi, nomor kontak, data email, mobile banking, data customer dan sebagainya. Data customer menjadi hal yang paling mahal dalam bisnis online.



Dalam bisnis online terdapat bermacam-macam pembayaran dengan sistem elektronik seperti e-money, e-wallet, dan kartu kredit. Cara yang aman dalam menggunakan e-wallet adalah mengisi data secara benar, melakukan setting dan mengaktifkan sistem keamanan yang ada di platform e-wallet yang tersedia. Untuk kartu kredit, transaksi dilakukan hanya di merchant yang menggunakan payment gateway yang terbukti sudah terpercaya.



Meskipun pengguna internet di Indonesia sangat tinggi, tetapi indeks literasi digital Indonesia menunjukkan tingkatan kurang baik. Indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4.



Tantangan dalam bisnis online lainnya adalah arah kebijakan pemerintah, situasi dunia kerja dan masih adanya fenomena Covid-19.



Demikianlah peluang dan tantangan bisnis online di Era Digital, semoga bermanfaat.

Post a Comment

0 Comments